Rafteninfo.com – Jakarta, Googlebook akan memasuki tahap pre-order pada 21 September 2026 sebagai kategori laptop baru yang memadukan Android, ChromeOS, dan kecerdasan buatan Gemini.
Google mengumumkan jadwal tersebut melalui informasi yang dikirim kepada pengguna yang sebelumnya mendaftar untuk memperoleh pembaruan. Pre-order akan dibuka pukul 09.00 waktu Eastern Time (ET).
Namun, Google belum mengungkap harga, model pertama yang tersedia, maupun jadwal pengiriman perangkat kepada konsumen. Karena itu, sejumlah detail penting masih akan menunggu pengumuman berikutnya.
Googlebook Menggabungkan Android dan ChromeOS
Google sebelumnya memperkenalkan Googlebook pada Mei lalu. Langkah ini menandai babak baru setelah lebih dari 15 tahun perusahaan mengandalkan Chromebook sebagai platform laptopnya.
Perusahaan menggambarkan Googlebook sebagai laptop yang dibangun sejak awal untuk Gemini Intelligence. Konsep tersebut berbeda dari laptop biasa yang kemudian memperoleh tambahan fitur kecerdasan buatan.
Googlebook menggabungkan kemampuan Android, termasuk aplikasi dari Google Play dan fondasi sistem operasi modern, dengan pengalaman ChromeOS serta browser Chrome. Hasilnya, Google ingin menghadirkan laptop yang lebih berpusat pada Android dan AI.
Integrasi itu juga menjangkau HP Android milik pengguna. Fitur Cast my apps memungkinkan aplikasi di ponsel dibuka melalui layar laptop. Sementara itu, Quick Access membantu pengguna melihat dan mengambil file di ponsel langsung dari file manager Googlebook.
Magic Pointer Jadi Fitur Andalan Googlebook
Salah satu fitur utama Googlebook adalah Magic Pointer yang dikembangkan bersama Google DeepMind. Melalui fitur ini, kursor tidak hanya berfungsi untuk menunjuk dan mengeklik objek di layar.
Pengguna cukup menggoyangkan kursor untuk mengaktifkan Magic Pointer. Gemini kemudian memahami objek yang ditunjuk dan menawarkan tindakan sesuai konteks.
Misalnya, pengguna dapat menunjuk tanggal dalam email untuk memperoleh tawaran pembuatan jadwal. Pengguna juga bisa memilih foto ruang tamu dan sofa baru, lalu meminta AI memvisualisasikan penempatan sofa tersebut di dalam ruangan.
Googlebook turut membawa fitur Create your Widget. Pengguna dapat memberikan perintah teks untuk membuat widget khusus yang menggabungkan informasi dari internet maupun layanan Google, seperti Gmail dan Calendar.
Lenovo hingga HP Siapkan Perangkat Googlebook
Google tidak akan memproduksi seluruh perangkat Googlebook sendirian. Gelombang pertama laptop ini akan hadir dari Lenovo, Acer, Asus, Dell, dan HP.
Seluruh Googlebook juga akan membawa elemen desain bernama Glowbar pada bagian luar perangkat. Google belum menjelaskan secara lengkap fungsi lampu tersebut.
Model yang tersedia saat pre-order masih belum diketahui. Harga perangkat juga belum diumumkan, meski Google sejak awal memosisikan Googlebook sebagai laptop dengan material dan perangkat keras premium.
Chromebook Tetap Mendapat Dukungan
Kehadiran Googlebook tidak berarti Chromebook langsung dihentikan. Google memastikan Chromebook yang sudah beredar tetap memperoleh dukungan hingga batas dukungan masing-masing perangkat.
Sejumlah Chromebook bahkan disebut berpeluang mendapatkan pengalaman baru yang dibawa Googlebook. Dengan demikian, Googlebook untuk sementara lebih tepat dipandang sebagai babak baru strategi laptop Google, bukan pengganti mendadak untuk Chromebook.
Perubahan utama Googlebook terletak pada cara laptop memahami aktivitas pengguna. Google ingin perangkat tidak hanya menjalankan aplikasi dan browser, tetapi juga membantu pengguna melalui Gemini berdasarkan konteks pekerjaan yang sedang dilakukan.










