DRMA Gandeng Minth Group Produksi Komponen EV di Indonesia

jaya purnama

DRMA Gandeng Minth Group Produksi Komponen EV di Indonesia
Ilustrasi: DRMA Gandeng Minth Group Produksi Komponen EV Di Indonesia

Rafteninfo.comJAKARTA, PT Dharma Polimetal Tbk atau DRMA memperkuat bisnis kendaraan listrik dengan menggandeng Minth Group, perusahaan manufaktur komponen otomotif global. Kedua perusahaan membentuk usaha patungan bernama PT Dharma Minth Indonesia.

Perusahaan patungan tersebut akan memproduksi komponen EV untuk memasok kebutuhan sejumlah merek otomotif ternama. Langkah ini menjadi bagian dari strategi DRMA dalam memperluas portofolio produk sekaligus menangkap pertumbuhan pasar kendaraan listrik.

President Director Dharma Polimetal, Irianto Santoso, mengatakan kemitraan itu dibentuk karena tren penggunaan kendaraan listrik terus berkembang. Menurut dia, peningkatan tersebut turut mendorong pertumbuhan kebutuhan komponen kendaraan listrik.

DRMA Perluas Portofolio Komponen EV

PT Dharma Minth Indonesia akan memproduksi sejumlah komponen yang sebelumnya belum dibuat oleh DRMA. Produk tersebut mencakup Battery Housing, Body & Chassis Structure with Aluminum Extrusion, serta Plastic Component Design.

Kehadiran entitas baru ini diharapkan memperkaya lini produk kelompok usaha Dharma Group. Selain memenuhi kebutuhan pasar domestik, perusahaan juga menargetkan peluang untuk memasuki pasar internasional dan memperoleh pelanggan baru.

Minth Group menjadi mitra strategis karena telah dikenal sebagai pemasok global bagi lebih dari 80 merek terkemuka di industri otomotif dunia. Jaringan tersebut dinilai dapat membantu DRMA memperluas akses ke pelanggan baru.

Investasi Awal Mencapai Rp 45 Miliar

Nilai investasi awal pembentukan PT Dharma Minth Indonesia mencapai Rp 45 miliar. Dalam struktur kepemilikan, Minth Group memegang 51 persen saham, sedangkan 49 persen saham lainnya dimiliki oleh Dharma Group.

Pabrik perusahaan patungan itu akan menggunakan fasilitas produksi milik Dharma Group di kawasan MM2100 Industrial Town, Cibitung, Jawa Barat. Fasilitas tersebut dijadwalkan mulai beroperasi secara efektif pada kuartal kedua 2027.

Target Transfer Teknologi dan Pertumbuhan Pendapatan

DRMA menilai kerja sama dengan Minth Group berpotensi memberikan manfaat jangka panjang bagi perkembangan bisnis. Kemitraan ini diharapkan tidak hanya menambah kapasitas produk, tetapi juga memperkuat kemampuan perusahaan dalam mengembangkan komponen kendaraan listrik.

Irianto menyebut ada dua manfaat utama yang diharapkan dari kerja sama tersebut, yaitu transfer teknologi dan terbentuknya sumber pertumbuhan pendapatan baru bagi Dharma Group. Dengan demikian, usaha patungan ini menjadi langkah penting DRMA dalam memasuki ekosistem kendaraan listrik yang semakin berkembang.

Melalui produksi Battery Housing, struktur bodi dan sasis berbahan aluminium, serta komponen plastik, PT Dharma Minth Indonesia akan melengkapi kapabilitas DRMA di sektor komponen EV. Operasional pabrik di Cibitung pada 2027 akan menjadi tahap awal pengembangan bisnis tersebut.

Penulis :

jaya purnama

TOPIK :

Home Trending Explore Discover Menu
Rekomendasi Saham Hari Ini, IHSG Diproyeksi Kembali Menguat

Rekomendasi Saham Hari Ini, IHSG Diproyeksi Kembali Menguat

Kunjungi Artikel