Nations Petroleum Menangi Lelang Blok Migas Natuna D-Alpha

jaya purnama

Nations Petroleum Menangi Lelang Blok Migas Natuna D-Alpha
Ilustrasi: Nations Petroleum Menangi Lelang Blok Migas Natuna D Alpha

Rafteninfo.comJakarta, Nations Petroleum, perusahaan migas di bawah Arsari Group milik Hashim Djojohadikusumo, menjadi salah satu pemenang lelang enam Wilayah Kerja (WK) Minyak dan Gas Bumi Tahap I Tahun 2026.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut enam blok tersebut terdiri atas dua WK lelang penawaran langsung dan empat WK lelang reguler. Nations Petroleum memenangkan WK Migas Natuna D-Alpha melalui mekanisme penawaran langsung.

Perusahaan itu menyampaikan komitmen pasti untuk tiga tahun pertama senilai US$103.309.000. Selain itu, Nations Petroleum memberikan bonus tanda tangan sebesar US$200.000 untuk wilayah kerja tersebut.

Enam blok migas mencatat komitmen US$141,51 juta

Secara keseluruhan, total komitmen pasti dari enam WK hasil lelang mencapai US$141,51 juta. Akumulasi bonus tanda tangan dari seluruh wilayah kerja tersebut mencapai US$1,6 juta.

Dua wilayah kerja ditawarkan melalui lelang penawaran langsung, yakni Sapukala dan Natuna D-Alpha. Sementara itu, empat wilayah kerja lainnya masuk lelang reguler area studi ABT 2025, yaitu Bengara II, Pesut Mahakam, Puri, dan Rupat.

Kemenangan Natuna D-Alpha memperkuat langkah Nations Petroleum di sektor hulu migas Indonesia. Mengutip laman resmi Arsari Group, perusahaan tersebut berinvestasi pada teknologi ekstraksi dan pemulihan mutakhir untuk meningkatkan efisiensi serta mengoptimalkan sumber daya.

Pengalaman Hashim di sektor hulu migas

Hashim Djojohadikusumo sebelumnya menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam industri hulu migas telah dimulai sejak 1994. Ia menyebut pengalaman bisnisnya mencakup kegiatan eksplorasi di berbagai benua, termasuk wilayah Asia Tengah dan Amerika Serikat.

โ€œSaya selain dari sebagai pengusaha minyak gas, saya sudah punya usaha minyak gas sejak tahun 1994. Maka saya sudah banyak pengalaman di bidang migas sudah 32 tahun. Dan saya juga mempunyai pengalaman di luar Indonesia,โ€ ujar Hashim dalam acara The 50th IPA Convention & Exhibition (Convex) di ICE BSD, Tangerang, dikutip Jumat (18/9/2026).

Sejumlah negara yang pernah menjadi wilayah konsesi dan operasi perusahaan Hashim antara lain Kazakhstan, Azerbaijan, serta California di Amerika Serikat. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari rekam jejak bisnis keluarga Djojohadikusumo di industri energi.

Arsari Group juga berekspansi ke sektor digital

Selain migas, bisnis Arsari Group mencakup sejumlah sektor strategis, termasuk teknologi dan telekomunikasi. Arsari Group tercatat sebagai salah satu pemegang saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) melalui entitas investasi PT Arsari Nusa Investama.

Wakil Direktur Utama dan Direktur Operasional Arsari Group, Aryo P.S. Djojohadikusumo, menyatakan bahwa investasi tersebut merupakan dukungan terhadap transformasi digital Indonesia. Ia menyebut visi Arsari Group sejalan dengan COIN serta anak usahanya, PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kustodian Koin Indonesia (ICC), yang telah berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan.

Jejak investasi grup tersebut juga terlihat pada PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI). Melalui PT Arsari Sentra Data, Hashim menjadi pemilik tidak langsung perusahaan yang bergerak dalam layanan periklanan, produk dan layanan digital, serta jaringan serat optik.

Pada 23 Desember 2024, Arsari Sentra membeli 45% saham PT Investasi Sukses Bersama dari Tinawati. Perusahaan tersebut tercatat sebagai pengendali WIFI dengan kepemilikan saham 54,42% per 31 Agustus 2026.

Sebelumnya, pada 2025, WIFI memenangkan lelang pita frekuensi 1.4 GHz Broadband Wireless Access (BWA) untuk Region 1 yang mencakup Pulau Jawa, Papua, dan Maluku. Diversifikasi tersebut menunjukkan cakupan bisnis Arsari Group yang tidak hanya berfokus pada sektor energi.

Penulis :

jaya purnama

TOPIK :

Home Trending Explore Discover Menu
Jammertest GNSS Mengungkap Rapuhnya Sistem Waktu Digital

Jammertest GNSS Mengungkap Rapuhnya Sistem Waktu Digital

Kunjungi Artikel