Rafteninfo.com – Jakarta, Polytron menyerahkan 80 unit FOX 350 kepada Rentokil Indonesia pada 19 September 2026. Penambahan ini membuat total armada motor listrik Rentokil mencapai 325 unit yang beroperasi di sejumlah wilayah Indonesia.
Penyerahan tersebut bertepatan dengan peringatan 51 tahun Polytron di Indonesia. Rentokil memakai kendaraan itu untuk mendukung kegiatan operasional pengendalian hama dan hygiene, termasuk mobilitas petugas dari satu lokasi ke lokasi lain.
Armada tersebut telah beroperasi sejak 2024. Penggunaannya mencakup wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Bali, hingga Surabaya. Dalam kegiatan sehari-hari, petugas membawa berbagai peralatan pengendalian hama di dalam boks belakang kendaraan.
Motor listrik Polytron mendukung operasional Rentokil
Bagi Rentokil Indonesia, penggunaan motor listrik menjadi bagian dari upaya mendukung pemanfaatan energi yang lebih ramah lingkungan. Perusahaan juga mengaitkan langkah tersebut dengan kontribusi terhadap pengurangan emisi karbon di Indonesia.
Human Resources Director Rentokil Indonesia, Budi Santoso, mengatakan perusahaan kini telah banyak menggunakan kendaraan listrik. Ia berharap inisiatif tersebut dapat memperkuat kontribusi Rentokil terhadap pengurangan emisi karbon nasional.
βSaat ini, Rentokil Indonesia sudah banyak menggunakan kendaraan listrik sekaligus mendukung pemanfaatan energi ramah lingkungan. Inisiatif ini kami harap agar Rentokil Indonesia dapat berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon di Indonesia,β ujar Budi.
Sementara itu, Polytron menilai penggunaan berulang oleh perusahaan untuk kebutuhan lapangan menunjukkan kepercayaan terhadap produk kendaraan listriknya. Sebelum penyerahan kepada Rentokil, Polytron juga memasok lebih dari 500 unit motor listrik kepada PLN UID Jawa Timur pada semester I 2026.
Pada periode yang sama, Polytron menyerahkan 72 unit FOX 350 kepada PT Semen Padang. Penyaluran ke sejumlah perusahaan dan institusi itu memperlihatkan penggunaan motor listrik untuk kebutuhan operasional, bukan hanya mobilitas pribadi.
FOX 350 mengandalkan ketahanan untuk kerja lapangan
Rentokil memilih FOX 350 karena kendaraan tersebut menawarkan spesifikasi yang mendukung aktivitas lapangan. Motor ini memiliki sertifikasi IP67 dari Sucofindo, sehingga tahan terhadap debu dan air.
Ketahanan tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting bagi petugas yang bekerja dengan mobilitas tinggi. Selain itu, penggunaan motor listrik dapat membantu memangkas biaya bahan bakar dan perawatan bulanan secara signifikan.
Dengan karakter operasional seperti itu, kendaraan tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi. Motor juga mendukung petugas saat membawa perlengkapan dan berpindah di antara rumah, gedung, serta lokasi layanan lainnya.
Armada Polytron menempuh 585 juta kilometer
Penambahan armada Rentokil menjadi bagian dari catatan penggunaan motor listrik Polytron secara lebih luas. Head of Group Product EV 2W Polytron, Ilman Fachrian Fadly, menyebut seluruh armada motor listrik Polytron di Indonesia telah menempuh jarak lebih dari 585 juta kilometer secara akumulatif.
Menurut Ilman, jarak tersebut turut menghasilkan pengurangan emisi karbon lebih dari 7,1 juta kilogram CO2e. Angka itu disebut setara dengan penanaman 322.727 pohon dewasa.
βHal ini selaras dengan komitmen pemerintah dalam mencapai Net Zero Emissions 2060. Secara akumulatif kami telah berhasil memangkas emisi karbon hingga lebih dari 7,1 juta kg CO2e atau setara dengan menanam 322.727 pohon dewasa,β kata Ilman.
Polytron mengembangkan kendaraan listriknya dari basis manufaktur di Krapyak dan Sidorekso, Kudus, serta Sayung, Demak. Perusahaan yang berdiri sejak September 1975 itu sebelumnya dikenal melalui produk audio, televisi, dan kulkas.
Kini, Polytron menyebut komunitas pengguna motor listriknya telah mencapai hampir 70.000 orang. Dengan tambahan 80 unit untuk Rentokil, perusahaan kembali memperluas penggunaan kendaraan listrik untuk kebutuhan kerja yang menuntut ketahanan dan mobilitas.
Total 325 unit di armada Rentokil memang menjadi bagian kecil dari jumlah kendaraan di jalan. Namun, penggunaan tersebut menunjukkan bahwa motor listrik mulai masuk ke berbagai aktivitas operasional perusahaan. Bagi Rentokil dan Polytron, setiap perjalanan tanpa emisi langsung dari knalpot menjadi bagian dari upaya memperluas ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.








