RaftenInfo.com, Global – Nokia 300 Charge resmi diperkenalkan sebagai ponsel fitur terbaru dari Human Mobile Devices (HMD) Global. Perangkat ini menawarkan baterai besar yang menjadi daya tarik utamanya.
Nokia 300 Charge membawa baterai berkapasitas 3.700 mAh. Kapasitas tersebut tergolong sangat besar untuk kategori feature phone yang biasanya menggunakan baterai sekitar 1.000 mAh.
Selain kapasitas besar, perangkat ini memiliki fungsi yang cukup menarik. Baterainya dapat digunakan untuk mengisi daya perangkat lain melalui fitur reverse charging. Karena itu, Nokia 300 Charge memiliki fungsi tambahan seperti power bank.
Nokia 300 Charge Bawa Baterai 3.700 mAh
Nokia 300 Charge tampil dengan konsep berbeda dari feature phone pada umumnya. HMD Global menempatkan daya tahan baterai sebagai salah satu keunggulan utama perangkat tersebut.
Berdasarkan informasi yang diperkenalkan HMD, baterai 3.700 mAh mampu membuat ponsel bertahan lebih dari 40 hari dalam kondisi standby. Sementara itu, durasi bicara diklaim mencapai 37,9 jam.
Angka tersebut cukup menarik untuk perangkat dengan fitur dasar. Pengguna tidak perlu terlalu sering mengisi ulang baterai saat memakai ponsel untuk kebutuhan komunikasi sederhana.
Sebagai perbandingan, kapasitas baterainya lebih dari dua kali lipat Nokia 110 Power yang membawa baterai 1.750 mAh. Nokia 105 versi 2023 bahkan hanya menggunakan baterai 1.000 mAh.
Namun, daya tahan nyata tetap bergantung pada pola penggunaan. Aktivitas seperti menelepon dalam waktu lama, menggunakan senter, atau fitur lain dapat memengaruhi konsumsi daya.
Bisa Dipakai sebagai Power Bank
Keunggulan lain Nokia 300 Charge terletak pada dukungan reverse charging. Fitur tersebut memungkinkan baterai ponsel digunakan untuk membantu mengisi perangkat lain.
HMD membekali ponsel ini dengan port USB Type-C. Port tersebut mendukung pengisian daya 10 watt sekaligus reverse charging 10 watt.
Untuk mengaktifkan fungsi tersebut, tersedia tombol khusus bertuliskan “out” di bagian samping. Pengguna dapat menekan tombol tersebut ketika ingin menggunakan ponsel sebagai sumber daya.
Fitur ini bisa berguna dalam kondisi tertentu. Misalnya, pengguna dapat memanfaatkannya ketika perangkat lain kehabisan baterai saat berada jauh dari sumber listrik.
Meski demikian, kapasitas 3.700 mAh tetap perlu digunakan secara bijak. Jika dipakai mengisi perangkat lain, daya yang tersedia untuk Nokia 300 Charge tentu akan berkurang.
Spesifikasi Nokia 300 Charge
Di luar baterainya, spesifikasi Nokia 300 Charge masih mengikuti karakteristik feature phone. Perangkat ini menggunakan layar LCD berukuran 2,4 inci.
Layar tersebut memiliki resolusi 320 x 240 piksel. Ukurannya memang jauh lebih kecil dibandingkan layar smartphone modern.
Dari sisi desain, Nokia 300 Charge memiliki bodi dengan sudut yang tegas. Bagian sampingnya menggunakan tekstur yang memberikan kesan lebih tangguh.
Berikut sejumlah spesifikasi utama Nokia 300 Charge:
- Layar LCD 2,4 inci.
- Resolusi layar 320 x 240 piksel.
- Chipset Unisoc SC6431E.
- Sistem operasi S30+.
- RAM dan penyimpanan internal 4 MB.
- Dukungan kartu microSD hingga 32 GB.
- Baterai berkapasitas 3.700 mAh.
- Pengisian daya melalui USB Type-C.
- Pengisian daya 10 watt.
- Reverse charging 10 watt.
- Senter berdaya tinggi.
- Bobot sekitar 138 gram.
Untuk dimensinya, ponsel ini memiliki tinggi 136,55 mm. Lebarnya mencapai 55 mm dengan ketebalan 14,94 mm.
Sementara itu, bobot Nokia 300 Charge berada di kisaran 138 gram. Ukuran tersebut membuat perangkat tetap relatif sederhana untuk dibawa sehari-hari.
Penyimpanan Bisa Diperluas hingga 32 GB
Meski hanya memiliki RAM dan penyimpanan internal 4 MB, Nokia 300 Charge menyediakan slot microSD. Pengguna dapat memperluas kapasitas penyimpanan hingga 32 GB.
Kapasitas tambahan tersebut dapat membantu pengguna menyimpan lebih banyak file. Namun, kemampuan perangkat tetap berbeda dari smartphone karena sistem operasinya memang dirancang untuk feature phone.
Nokia 300 Charge menjalankan sistem operasi S30+. Platform tersebut menawarkan pengalaman penggunaan yang lebih sederhana dibandingkan Android.
Karena itu, perangkat ini lebih cocok untuk pengguna yang mengutamakan fungsi dasar. Telepon, pesan, daya tahan baterai, dan kemudahan penggunaan menjadi fokus utamanya.
Di sisi lain, ponsel ini juga dilengkapi senter berdaya tinggi. Fitur tersebut dapat berguna ketika pengguna berada di tempat minim penerangan.
Cocok untuk Pengguna yang Mengutamakan Baterai
Kehadiran Nokia 300 Charge menunjukkan bahwa feature phone masih memiliki ruang di pasar ponsel. Perangkat sederhana tetap dibutuhkan untuk kebutuhan komunikasi dasar.
Baterai besar menjadi pembeda utama perangkat ini. Kapasitas 3.700 mAh bahkan sudah mendekati kapasitas sejumlah smartphone.
Selain itu, kemampuan reverse charging memberikan fungsi tambahan yang jarang ditemukan pada feature phone. Pengguna tidak hanya mendapatkan perangkat komunikasi, tetapi juga sumber daya cadangan.
Namun, calon pengguna perlu memahami batasannya. Nokia 300 Charge bukan perangkat yang dirancang untuk menggantikan smartphone modern.
Spesifikasinya lebih diarahkan pada kebutuhan dasar. Tidak adanya sistem operasi Android dan hardware kelas smartphone membuat kemampuan aplikasinya jauh lebih terbatas.
Karena itu, Nokia 300 Charge lebih menarik bagi pengguna yang mencari ponsel sederhana dengan daya tahan panjang. Perangkat ini juga bisa menjadi pilihan untuk penggunaan sebagai ponsel kedua.
Sampai informasi yang tersedia, harga dan ketersediaan Nokia 300 Charge di pasar Indonesia belum dijelaskan dalam materi peluncuran tersebut. Informasi mengenai harga resmi dan jadwal penjualan lokal masih perlu menunggu pengumuman lebih lanjut.
Dengan baterai 3.700 mAh, USB Type-C, serta reverse charging 10 watt, Nokia 300 Charge menawarkan pendekatan berbeda. HMD Global menggabungkan desain feature phone dengan baterai berkapasitas besar.
Meskipun spesifikasinya sederhana, daya tahan dan fungsi power bank menjadi nilai jual yang cukup menarik. Bagi pengguna yang tidak membutuhkan smartphone, perangkat ini menawarkan solusi komunikasi yang praktis dan tahan lama.





